Contoh Essay Kepemimpinan
Kepemimpinan adalah suatu keterampilan
praktis yang mencakup kemampuan seseorang atau sebuah organisasi untuk
“memimpin” atau membimbing orang lain, tim, atau seluruh organisasi. Dan dalam mempimpin baik organisasi, perusahaan, ataupun sebagainya perlulah memiliki karakter yang baik, sebagai penunjang keterampilan dalam memimpin. Dan bagaimana karekter yang seharusnya, berikut akan dijelaskan melalui salah satu karya tulis berupa essay.
Karakter Seorang Pemimpin
Oleh : Jihan Ma’rifatul Hidayah
Pemimpin atau leader adalah orang yang dapat mempengaruhi perilaku anggotanya atau dengan kata lain pun bertanggung jawab atas semuanya. Seorang pemimpin adalah contoh bagi anggotanya, sehingga harus mempunyai karakter yang konsisten. Karakter seorang pemimpin tentunya tidak sedikit, ada juga karakter bawaan individu orang tersebut. Tetapi, ada beberapa karakter yang wajib dimiliki oleh seorang pemimpin dalam kepemimpinannya.
Menurut krause (2000) pemimpin yang efektif dan konsisten adalah orang yang dapat mempersatukan semua orang ke dalam kesatuan-kesatuan yang erat, mengembangkan strategi untuk mengatasi tantangan dan berhasil melaksanakan strategi tersebut. Karakter yang baik dan konsisten tentunya sangat mempengaruhi kesuksesan dalam kepemimpinannya. Ambisi dan energi, hasrat untuk memimpin, kejujuran, dan integritas, percaya diri, kecerdasan dan pengetahuan yang relevan terhadap pekerjaan merupakan enam karakter yang cenderung dapat membedakan pemimpin dan bukan pemimpin.
Ambisi dan energi menjadi seorang pemimpin tidaklah cukup dalam sebuah kepemimpinan. Ambisi dan Energi bahkan hasrat untuk memimpin haruslah dibarengi dengan karakter penunjang lainnya, seperti bertanggung jawab, kecerdasan intelektual yang harus konsisten hingga akhir masa jabatannya.
Karakter-karakter tersebut haruslah diusahakan tetap konsisten, karena apa? Karena, dalam kenyataannya beberapa pemimpin hanya mempunyai rasa tanggung jawab diawal masa jabatannya saja. Semakin lama masa jabatannya, terkadang mereka melupakan tanggung jawab tersebut. Perlunya edukasi dan pemahaman serta tidak obyektif dalam memilih seorang pemimpin sehingga, kepemimpinan berjalan dengan sukses. Dan juga karena, seseorang ketika diberi tanggung jawab ada dua jenis atau tipe. Tipe pertama, adalah orang yang menjadi tawadlu atau rendah hati ketika mengemban sebuah amanah. Tipe kedua, adalah yang menjadi sombong dalam artian menganggap anggotanya adalah bawahannya yang dengan seenaknya dalam memerintah.
Karakter seperti itulah yang dapat menghambat kesuksesan dalam sebuah kepemimpinan. Hilangnya rasa tanggung jawab sehingga mengakibatkan hilangnya rasa kepercayaan anggotanya. Sehingga, seorang pemimpin haruslah memahami apa yang menjadi tanggung jawab kepemimpinannya, menyelami kondisi semua anggotanya, kesediaannya untuk meleburkan diri dengan tuntutan dan konsekuensi dari tanggung jawab yang dipikulnya, serta memiliki komitmen untuk membawa setiap anggotanya mengeksplorasi kapasitas dirinya hingga menghasilkan prestasi tertinggi. Jika karakter seorang pemimppin seperti itu, barulah bisa dikatakan kepemimpinannya sukses.

Komentar
Posting Komentar